MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN BELAJAR MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS DARING DIPERGURUAN TINGGI PADA ERA INDUSTRI 4.0

Muhammad Sobri, Nursaptini Nursaptini, Setiani Novitasari

Abstract


Tulisan ini bertujuan hendak mengelaborasi sejumlah pemikiran dan konsep yang meyakini pentingnya pembelajaran berbasis daring dalam rangka mewujudkan kemandirian belajar dan sebagai respon perkembangan informasi dan teknologi yang cepat pada era industri 4.0. metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan cara mengumpulkan literatur (bahan-bahan materi) yang bersumber dari buku, jurnal, dan sumber lainnya terkait dengan pembelajaran daring dan kemandirian belajar. Hasil kajian menyimpulkan bahwa model pelaksanaan pembelajaran berbasis daring terdiri atas: (1) model daring yang hanya melibatkan dosen dan mahasiswa sebagai peserta; (2) model daring yang melibatkan tiga pihak, yaitu mahasiswa, mentor, dan dosen. Pada kedua model tersebut dapat terjadi interaksi secara synchronous, yakni  interaksi belajar pada waktu yang bersamaan seperti dengan menggunakan video call, telepon atau live chat. Interaksi juga dapat terlaksana dengan cara asynchronous, yakni interaksi belajar pada waktu yang tidak bersamaan melalui kegiatan pembelajaran yang telah disediakan secara elektronik dengan menggunakan forum atau message. Dengan adanya pembelajaran berbasis daring, nmahasiswa atau peserta lebih mandiri belajar dengan kata lain senantiasa tidak tergantung kepada orang lain, menetapkan tujuan belajar, mendiagno­sis kebutuhan belajar, memiliki rasa percaya diri dan tanggung jawab serta mel­akukan evaluasi diri

Keywords


Daring, Era Industri, Kemandirian Belajar

Full Text:

PDF

References


Dirjen Pembelajaran Dan Kemahasiswa, 2016. Panduan Penjaminan Mutu Proses Pembelajaran Daring PDITT. Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Jakarta.

Ditjen GTK Kemendikbud. 2016. Petunjuk Teknis Program Peningkatan Guru Pembelajar Moda dalam Jaringan (Daring). Jakarta.

Kuntarto, E. 2017. Keefektifan Model Pembelajaran Daring Dalam Perkuliahan Bahasa Indonesia Di Perguruan Tinggi. Journal Indonesian Language Education and Literature, Vol. 3, No. 1, Hal. 99 - 110.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Jakarta: Kemdikbud

Suhendri, H. (2010). Pengaruh Kecerdasan Matematis–Logis dan Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika. Jurnal Formatif 1(1): 29-39 ISSN: 2088-351X.

Sundayana, R. (2016). Kaitan Antara Gaya Belajar, Kemandirian Belajar, Dan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP Dalam Pelajaran Matematika. Mosharafa. Vol. 5, No. 2 Hal. 75-84.

Suwardi, E., R., dan Ikhsan, J. 2013. Peningkatan Prestasi Dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Melalui Pendekatan Reciprocal Teaching Dan Cooperative Learning. Cakrawala Pendidikan, Februari. Th. XXXII, No. 1, Hal. 116-124.

Wijaya, A. (2018). How do open-ended problems promote mathematical creativity? A reflection of bare mathematics problem and contextual problem. Journal of Physics: Conf. Series 983 (2018) 012114, International Conference on Mathematics, Science and Education 2017 (ICMSE2017)




DOI: https://doi.org/10.32529/glasser.v4i1.373

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JURNAL PENDIDIKAN GLASSER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

SECRETARIAT : Education Journal redation "GLASSER", Teacher Training and Education Faculty, University of Muhammadiyah Luwuk, address: Jl. KH. Ahmad Dahlan No. III/79 Luwuk Banggai Kode Pos 94711. Email:glasser@unismuhluwuk.ac.id View My Stats

 

Creative Commons License