ANALISIS STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN DI SDN 231 SUKAASIH BANDUNG

AI SURYATI, CHAERUL ROCHMAN, NINA NURMILA

Abstract


Standar nasional pendidikan merupakan sarana untuk menjamin mutu layanan pendidikan. Dalam memberikan layanan pendidikan pengelola sekolah berusaha memberikan standar minimal kepada peserta didik dalam mencapai prestasi belajar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui ketercapaian standar nasional pendidikan dan sebesarapa besar kontribusi delapan standar nasional pendidikan terhadap pencapaian prestasi belajar siswa SMA. Metode penelitian adalah survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) dari delapan standar yang ada, standar yang masih rendah adalah standar sarana-prasarana, standar proses, standar kompetensi, dan standar tenaga pendidik dan kependidikan; 2) Delapan standar nasional pendidikan terhadap prestasi belajar (UN) tidak terlalu signifikan. Hal ini berarti bahwa keberhasilan prestasi belajar ditentukan oleh faktor lain baik internal maupun eksternal seperti motivasi, minat, latar belakang orang tua, dan lingkungan sekolah. Dari 8 standar tersebut, standar yang memiliki pengaruh signifikan terhadap UN adalah standar pendidik dan tenaga kependidikan (PTK). Simpulan dari penelitian ini: 1) empat standar yang masih rendah perolehan angka akreditasi yaitu standar sarana-prasarana, standar proses, standar kompetensi dan, standar tenaga pendidik dan kependidikan masih rendah; 2) kontribusi delapan standar masih relatif kecil dan perlu memperhatikan faktor lain di luar standar dalam perbaikan mutu prestasi belajar.


Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. 2010. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Burden, P. R & Bayrd, D. 1999. Effective Teaching, Second Edition, Boston: Allyn and Bacon.

Departemen Pendidikan Nasional. 2003. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang SistemnPendidikan Nasional. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Departemen Pendidikan Nasional. 2005. Peraturan Pemerintah Nomor, 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Departemen Pendidikan Nasional. 2007. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah, Jakarta: Departemen

Andersen, Lorin. W., Assessing affective characteristic in the schools, Boston: Allyn and Bacon, 1981.

Bonnard, C., Giret, J.F. and Sauvageot, C., Effects of a French remedial program on pupils’ educational outcomes, International Journal of Educational Research, 90, 2018.

Brannon, Diana. "Character education: it's a joint responsibility: instilling positive character traits in children requires teachers, parents, and administrators to work together.", Kappa Delta Pi Record 44, no. 2, 2008.

Jimenez, L., Sargrad, S., Morales, J. and Thompson, M., Remedial Education: The Cost of Catching Up, Center for American Progress. 2016.

Lickona, Thomas, Educating for character, New York: Bantam Books, 1991.

Mardapi, D., Teknik penyusunan instrumen tes dan nontes, Yogyakarta: Mitra Cendikia Press, 2008.




DOI: https://doi.org/10.32529/glasser.v3i1.214

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 JURNAL PENDIDIKAN GLASSER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

SECRETARIAT : Education Journal redation "GLASSER", Teacher Training and Education Faculty, University of Muhammadiyah Luwuk, address: Jl. KH. Ahmad Dahlan No. III/79 Luwuk Banggai Kode Pos 94711. Email:glasser@unismuhluwuk.ac.id View My Stats

 

Creative Commons License